Search results for hanya kita yang tahu
Results 1-15 of about 22 (Found in 0.099s)

64,

05:20,

2008-02-09 03:41:31
Description: Kita mampu melakukan perubahan! Nafi 2/3 majoriti parti Barang Naik. Kemenangan besar sebelum ini telah menjadikan mereka semakin zalim terhadap rakyat Malaysia.
Apa yang tak naik, minyak, tol, (More) Kita mampu melakukan perubahan! Nafi 2/3 majoriti parti Barang Naik. Kemenangan besar sebelum ini telah menjadikan mereka semakin zalim terhadap rakyat Malaysia.
Apa yang tak naik, minyak, tol, gula, susu, teh tarik, roti canai, gandum, tambang bas, elektrik...
Masa untuk berubah sebelum lebih parah..
Menuju Ke Arah Masa Depan Yang Cemerlang, Dengan Negara Berkebajikan Model Kerajaan negeri Kelantan.Kerajaan Negeri Kelantan berjaya melaksanakan program-program dan skim-skim untuk membela nasib orang miskin, orang kurang upaya, mangsa banjir, kebakaran, ibu tunggal dan anak-anak yatim, walaupun dengan sumber ekonomi yang terhad dan ditambah pula dengan sekatan dari kerajaan Paklah & Co, Persekutuan. Masih, kita berjaya membaiki masalah kemiskinan.
Menurut perangkaan dikeluarkan Unit Perancang Ekonomi (EPU), Jabatan Perdana Menteri sekitar Oktober 2006, negeri Kelantan mempunyai 3,550 isi rumah miskin tegar. Angka itu meletakkan Kelantan hanya di tempat keenam dalam senarai negeri-negeri paling tinggi penduduk miskin tegar.
Sabah mengungguli senarai tersebut dengan jumlah 32,297 isi rumah miskin tegar. Ia diikuti Terengganu (8,300), Perak (5,730), Sarawak (5,243) dan Kedah (4,938).
Turun harga minyak, hapuskan tol dan turunkan harga tol, pendidikan percuma sehingga IPT,Sains dan Matematik dalam bahasa ibunda, khidmat kesihatan yang efisien dan lebih baik, hapuskan AUKU, OSA,dan ISA, sistem gaji minima, kebajikan orang kurang upaya, ibu tunggal, dan orang-orang miskin terpelihara, (Less) Channel: youtube

178,

03:17,

2007-03-08 22:57:45
Description: Mungkin kesibukan saling menyalahkan dan mengecam satu sama lain sudah menjadi kekhasan bangsa kita dalam menghadapi berbagai bencana yang silih berganti. Beberapa waktu yang lalu, seorang artis (More) Mungkin kesibukan saling menyalahkan dan mengecam satu sama lain sudah menjadi kekhasan bangsa kita dalam menghadapi berbagai bencana yang silih berganti. Beberapa waktu yang lalu, seorang artis mengecam pengendara mobil mewah yang tidak mau berhenti menyumbangkan uang bagi korban Gempa Jogja 27 Mei 2006. Bagaimana jika pengendara itu memang tidak membawa uang? Atau mungkin dia memilih menyumbang uang melalui bank dalam jumlah yang lebih besar?
Ada lagi seorang tokoh politik yang menyalahkan pejabat karena banyak pejabat yang tidak mau datang ke lokasi bencana untuk memberikan empati kepada korban? Tetapi ketika giliran pejabat datang ke lokasi bencana, media memberitakan bahwa kedatangannya tidak berguna dan menganggu kelangsungan proses evakuasi korban. Jika Anda jadi pejabat apa yang ada lakukan? Begini disalahkan, begitu disalahkan?
Beberapa orang yang katanya ahli dalam masalah penanganan bencana, hanya bicara, dan bicara di televisi dan radio. Lagi-lagi menyalahkan prosedur birokrasi, ataupun kesalahan sistem manajemen penanganan bencana yang dilakukan oleh banyak pihak. Saya tidak tahu apakah hal yang mereka bicarakan itu akan memecahkan masalah?
Begitu pula dengan media massa yang menjadikan bencana sebagai sebuah kesempatan untuk meningkatkan rating medianya di mata audiens. Terkadang berita yang satu saling bertolak belakang, sebentar menyalahkan pemerintah sebentar lagi mendukung upaya pemerintah. Plin plan dan cenderung bermain dengan emosi sehingga audiens terus mengikuti berita-berita mereka layaknya menonton sinetron.
Ada lagi fenomena menarik yang saya lihat di lokasi gempa Jogja di Klaten. Banyak mobil mewah berseliweran dan terkadang berbondong-bondong. Di satu pihak mereka adalah dewa penolong bagi korban, tapi di pihak lain beberapa orang merasa tersinggung karena mereka merasa menjadi obyek wisata gempa yang patut ditonton. Sungguh suatu dilemakah?
Mari kita lihat sisi yang lain dari orang-orang yang terlalu sibuk mengurus korban sehingga tak sempat menyalahkan ataupun berbicara tentang banyak hal. Mereka adalah para pelajar pelajar yang rela membantu memindahkan korban di rumah sakit-rumah sakit ataupun hanya sekedar menemani korban yang tergeletak sendirian tanpa sanak keluarga. Ataupun hanya sekedar memboncengkan ibunya ke lokasi bencana.
Mereka adalah para mahasiswa dengan sepasukan kendaraan bermotor yang mencoba menembus daerah bencana untuk mendirikan posko dan menyampaikan bantuan seadanya. Mereka adalah relawan yang datang bermodal semangat tulus untuk membantu korban, ataupun semangat kebersamaan untuk menghibur anak-anak korban gempa. Mereka adalah petugas medis yang terus menerus harus bergerak untuk menolong ratusan korban dengan keahliannya. Mereka adalah para penderma yang menyisihkan harta miliknya melalui posko-posko ataupun aliran dana ke rekening-rekening penyalur bantuan.
Berhentilah saling menyalahkan dan mengecam, mari bekerja bahu-membahu untuk sesama kita yang tertimpa musibah. Semoga Tuhan membalas kebaikan dan ketulusan pertolongan kita semua. (Less) Channel: youtube

55,

04:22,

2007-03-08 19:31:10
Description: Mungkin kesibukan saling menyalahkan dan mengecam satu sama lain sudah menjadi kekhasan bangsa kita dalam menghadapi berbagai bencana yang silih berganti. Beberapa waktu yang lalu, seorang artis (More) Mungkin kesibukan saling menyalahkan dan mengecam satu sama lain sudah menjadi kekhasan bangsa kita dalam menghadapi berbagai bencana yang silih berganti. Beberapa waktu yang lalu, seorang artis mengecam pengendara mobil mewah yang tidak mau berhenti menyumbangkan uang bagi korban Gempa Jogja. Bagaimana jika pengendara itu memang tidak membawa uang? Atau mungkin dia memilih menyumbang uang melalui bank dalam jumlah yang lebih besar?
Ada lagi seorang tokoh politik yang menyalahkan pejabat karena banyak pejabat yang tidak mau datang ke lokasi bencana untuk memberikan empati kepada korban? Tetapi ketika giliran pejabat datang ke lokasi bencana, media memberitakan bahwa kedatangannya tidak berguna dan menganggu kelangsungan proses evakuasi korban. Jika Anda jadi pejabat apa yang ada lakukan? Begini disalahkan, begitu disalahkan?
Beberapa orang yang katanya ahli dalam masalah penanganan bencana, hanya bicara, dan bicara di televisi dan radio. Lagi-lagi menyalahkan prosedur birokrasi, ataupun kesalahan sistem manajemen penanganan bencana yang dilakukan oleh banyak pihak. Saya tidak tahu apakah hal yang mereka bicarakan itu akan memecahkan masalah?
Begitu pula dengan media massa yang menjadikan bencana sebagai sebuah kesempatan untuk meningkatkan rating medianya di mata audiens. Terkadang berita yang satu saling bertolak belakang, sebentar menyalahkan pemerintah sebentar lagi mendukung upaya pemerintah. Plin plan dan cenderung bermain dengan emosi sehingga audiens terus mengikuti berita-berita mereka layaknya menonton sinetron.
Ada lagi fenomena menarik yang saya lihat di lokasi gempa Jogja di Klaten. Banyak mobil mewah berseliweran dan terkadang berbondong-bondong. Di satu pihak mereka adalah dewa penolong bagi korban, tapi di pihak lain beberapa orang merasa tersinggung karena mereka merasa menjadi obyek wisata gempa yang patut ditonton. Sungguh suatu dilemakah?
Mari kita lihat sisi yang lain dari orang-orang yang terlalu sibuk mengurus korban sehingga tak sempat menyalahkan ataupun berbicara tentang banyak hal. Mereka adalah para pelajar pelajar yang rela membantu memindahkan korban di rumah sakit-rumah sakit ataupun hanya sekedar menemani korban yang tergeletak sendirian tanpa sanak keluarga. Ataupun hanya sekedar memboncengkan ibunya ke lokasi bencana.
Mereka adalah para mahasiswa dengan sepasukan kendaraan bermotor yang mencoba menembus daerah bencana untuk mendirikan posko dan menyampaikan bantuan seadanya. Mereka adalah relawan yang datang bermodal semangat tulus untuk membantu korban, ataupun semangat kebersamaan untuk menghibur anak-anak korban gempa. Mereka adalah petugas medis yang terus menerus harus bergerak untuk menolong ratusan korban dengan keahliannya. Mereka adalah para penderma yang menyisihkan harta miliknya melalui posko-posko ataupun aliran dana ke rekening-rekening penyalur bantuan.
Berhentilah saling menyalahkan dan mengecam, mari bekerja bahu-membahu untuk sesama kita yang tertimpa musibah. Semoga Tuhan membalas kebaikan dan ketulusan pertolongan kita semua. (Less) Channel: youtube

99,

07:42,

2008-04-21 22:01:22
Description: Takkan mungkin kita bertahan Hidup Dalam bersendirian Panas terik hujan badai Kita lalui bersama DEBARAN CINTA Kau hadir mengisi kekosongan hati Menyeri sebuah jiwa oh... yang sepi Kau pergi tanpa (More) Takkan mungkin kita bertahan Hidup Dalam bersendirian Panas terik hujan badai Kita lalui bersama DEBARAN CINTA Kau hadir mengisi kekosongan hati Menyeri sebuah jiwa oh... yang sepi Kau pergi tanpa aku menyedari Ku terperangkap dalam cinta tak pasti Aku pun keliru terdiam membisu Terasa bagai kehilanganmu Kau lafazkan cintamu tetapi aku ragu Mengapa kini ku merindu Walaupun ku mencuba untuk melupa Namunku tidak berdaya Terasa gelisah bila kau tiada ... debaran cinta Kini bermula getar asmara Sejak bersua Naluri hatiku berkata Dikau ku cinta... mungkin kau jua Merasakannya... di hati Walaupun ku mencuba untuk melupa Namunku tidak berdaya Terasa gelisah bila kau tiada Oh kasihku... debaran cinta KAU KEKASIHKU Seiring camar pulang, setia pada janji Itu doa ku selama ini Kekasih ku hanya aku Yang memuja sisa cinta ini Seandainya ombak laut Surut lagi, aku pergi, oh Kekasih ku... oh... BALQIS Lai lai lai lai lai lai lai lai lai lai Bisakah jelita luruh kuasa Lai lai lai lai lai lai lai lai lai lai Terpukau hatinya demi sakti kurnia Laksana terkalam tiada diilham Segala ternyata hanya sekelip mata (Syahadah) Terpedaya istana kaca Terkesima kata mulia Seribu utusan Mahkota hiasan Membingkis berita Damaikan dua kota Agungnya suara sucinya sang Cinta Bertemu di alam pesona Bersatu di dalam cahaya Semilah bermadah kasihnya Di puncak singgahsana (Syahadah) SEINDAH BIASA Pernah kita jatuh Mencuba berdiri Menahan saki dan menangis Tapi erti hidup lebih dari itu Dan kita mencuba melawan Saat hilang arah tujuan Kau tahu ke mana berjalan Meski terang meski gelap Kita lalui bersama (3X) (Less) Channel: youtube

62,

06:25,

2008-04-21 22:03:23
Description: SIRI-SIRI HOMOSEKS : 1.Anwar HOMO ( pengakuan mangsa homoseks anwar didepan ustaz taib azamuddin ketika masih Imam Masjid Negara ) 2.Skandal HOMOSeks Anwar Ibrahim & Sukma 3.Skandal HOMOSeks (More) SIRI-SIRI HOMOSEKS : 1.Anwar HOMO ( pengakuan mangsa homoseks anwar didepan ustaz taib azamuddin ketika masih Imam Masjid Negara ) 2.Skandal HOMOSeks Anwar Ibrahim & Sukma 3.Skandal HOMOSeks Anwar Ibrahim & Hairany 4.Skandal HOMOSeks Anwar Ibrahim & Mior 5.Skandal HOMOSeks Anwar Ibrahim & Ismail Harun ** hanya mereka sahaja yang tahu akan kebenaran semua pengakuan ini.... ** Adakah anwar HOMOSEKS seperti didakwa ?? atau ini hanya permainan kotor UMNO ?? mungkin Ustaz Taib boleh berikan penjelasan......... betulkah ni ? kita patut minta Ustaz Taib Azamuddin buat penjelasan samada Video ini benar atau tidak...saya yakin Ustaz Taib Azamuddin tidak akan berbohong demi kepentingan politiknya mahupun PAS kerana dia menyertai politik adalah kerana Allah taala... (Less) Channel: youtube

40,

06:25,

2007-12-14 05:37:24
Description: SIRI-SIRI HOMOSEKS :
1.Anwar HOMO ( pengakuan mangsa homoseks anwar didepan ustaz taib azamuddin ketika masih Imam Masjid Negara )
2.Skandal HOMOSeks Anwar Ibrahim & Sukma
3.Skandal (More) SIRI-SIRI HOMOSEKS :
1.Anwar HOMO ( pengakuan mangsa homoseks anwar didepan ustaz taib azamuddin ketika masih Imam Masjid Negara )
2.Skandal HOMOSeks Anwar Ibrahim & Sukma
3.Skandal HOMOSeks Anwar Ibrahim & Hairany
4.Skandal HOMOSeks Anwar Ibrahim & Mior
5.Skandal HOMOSeks Anwar Ibrahim & Ismail Harun
** hanya mereka sahaja yang tahu akan kebenaran semua pengakuan ini....
** Adakah anwar HOMOSEKS seperti didakwa ?? atau ini hanya permainan kotor UMNO ?? mungkin Ustaz Taib boleh berikan penjelasan.........
betulkah ni ? kita patut minta Ustaz Taib Azamuddin buat penjelasan samada Video ini benar atau tidak...saya yakin Ustaz Taib Azamuddin tidak akan berbohong demi kepentingan politiknya mahupun PAS kerana dia menyertai politik adalah kerana Allah taala... (Less) Channel: youtube

61,

03:16,

2007-10-01 03:19:26
Description: The Lima (Gangstarz) singing Separuh Masa.
LYRICS
Dulukan telah diberitahu
Jangan mengganggu di hujung minggu
Nanti dia akan tahu
Rahsia engkau dan aku
Kita sudah sama setuju
Berjumpa (More) The Lima (Gangstarz) singing Separuh Masa.
LYRICS
Dulukan telah diberitahu
Jangan mengganggu di hujung minggu
Nanti dia akan tahu
Rahsia engkau dan aku
Kita sudah sama setuju
Berjumpa hanya bila perlu
Kerana kita sudah punya teman istimewa
Kuhanyalah kekasih separuh masa
Separuh lagi cinta untuk dia
Janganlah kau meminta lebih daripada itu
(chorus)
Kuhanyalah kekasih separuh masa
Dari isnin sampai jumaat sahaja
Janganlah pula kau mengharap
Berdampiran selalu denganku
Jika kau tak terima khabar
Bererti dia ada di sini
Jangan gatal meninggalkan pesan
Curiga dia nanti
Tak perlu kata-kata manja
Itu sudah sering kudengar
Dari dia yang masih tidak tahu
Adanya dirimu
*(chorus)
Kuakui ada sesuatu antara kita
Tetapi kutahu bukan seperti biasa (Less) Channel: youtube

156,

05:15,

2007-03-07 23:42:57
Description: Sabtu, 27 Mei 2006. Ini cerita singkat saya, salah satu sukarelawan pada hari pertama gempa Jogja. Saya tercatat sebagai anggota Global Rescue Network (GRN) yang bekerja di posko GRN Lhoong, Aceh dan (More) Sabtu, 27 Mei 2006. Ini cerita singkat saya, salah satu sukarelawan pada hari pertama gempa Jogja. Saya tercatat sebagai anggota Global Rescue Network (GRN) yang bekerja di posko GRN Lhoong, Aceh dan sebagai dokter yang dikirim hari ke-2 setelah gempa Nias tahun lalu untuk melalukan serangkaian evakuasi disana sebelum tim inti GRN dengan mobil 4x4nya dapat masuk ke pulau Nias.
Saya berdomisili di Wodonga, Australia. Perjalanan kali ini ke Indonesia atas permintaan Lody Korua, korlap GRN untuk Jogja dan Jateng. Tugasnya adalah memantau Merapi ketika statusnya menjadi "awas".
Sabtu pagi yang dingin saya terbangun dengan tubuh yang segar dan semangat baru. Pagi itu kami telah menjadwalkan untuk kembali ke Jakarta setelah masa tugas memantau gunung Merapi selama 3 minggu. (Saat itu posko GRN berada di Salam, Magelang). Tim kami yang terdiri dari 4 orang segera berkemas dan menyiapkan sarapan agar dapat berangkat pagi itu.
Saat itu, belum pukul 6 pagi, tiba-tiba terjadi gempa. Pengalaman kami menghadapi gempa di Aceh, Medan dan Nias membuat kami cukup mampu memperkirakan kekuatan gempa yang kami hadapi... 6 SR!! Gempa itu begitu kuat sehingga Land Rover GRN yang telah di isi penuh dengan barang2 rescue dan posko kami sampai bergerak berguncang-guncang. Gempa itu terasa sangat lama dan benar2 menakutkan, membuat kami semua berlarian ketempat terbuka yang aman.
Saat gempa itu reda, kami masih terpaku beberapa saat dan pelan2 mulai bisa mengamati lingkungan kami dengan lebih baik. Kami lihat gunung Merapi di kejauhan mengeluarkan awan panasnya. Kami bisa mulai bercerita mengenai posisi kami saat gempa dan bagaimana kami menghadapinya. Kami melihat kondisi rumah yang dijadikan posko, hanya 1 genteng jatuh. Kemudian teman 1 tim kami memutuskan untuk berkeliling posko melihat kondisi rumah dan orang2 di sekitarnya.
Sementara mereka berkeliling, teman lain mencoba melakukan pembicaraan radio mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi tidak ada yang mengudara saat itu. Saya mencoba menyalakan TV untuk mencari berita tetapi ternyata lampu mati, listrik tidak ada. Saya lalu sms Lody Korua dan beberapa teman di kota2 lain mengabarkan tentang gempa yang cukup keras itu.
5 menit kemudian seorang teman mengabarkan gempa terasa sampai di Solo. Teman lain juga menghubungi, gempa juga terasa sampai di Probolinggo. Wah...kami jadi bertanya-tanya, dimana pusat gempa itu sebenarnya? Karena pasti dipusat gempa dan sekitarnya terjadi kerusakan bangunan yang parah dan kemungkinan ada banyak korban.
20 menit kemudian Lody Korua menelpon. Berita di TV pagi itu mengatakan pusat gempa berada di Laut Selatan. Dia meminta kami untuk segera ke Jogja karena disana banyak gedung runtuh dan korban berjatuhan. Kami juga diminta mengabarkan andaikan dibutuhkan tim lengkap GRN untuk segera berangkat ke Jogja membantu hari itu juga. Kami yang berada di Sleman, kaget dengan berita itu. Setelah selesai sarapan, tanpa mandi, kami langsung menurunkan sebagian besar barang2 kami dari mobil dan hanya dengan peralatan rescue segera menuju Jogja.
Hampir memasuki kota Jogja, jalan yang semula 2 arah tiba--tiba telah menjadi jalan 1 arah didepan kami. Arus kendaraan dari Jogja sangat banyak sehingga kendaraan dari arah Magelang tidak bisa bergerak maju lagi. Banyak pengendara2 motor itu yang berteriak ketakutan: "Air naik, air naik!". Lain pengendara motor berteriak: "Tsunami, tsunami! Lari!!" Suasana sangat mencekam saat itu. Kami segera memutar mobil kami kembali kearah Magelang, menunggu dan mengamati keadaan di pinggir jalan itu sambil tetap berusaha mengadakan hubungan radio, tetapi tetap tidak ada yang mengudara saat itu. Kami lalu menelpon teman2 di Jakarta meminta mereka memantau berita Jogja dan sekitarnya untuk kami. Banyak orang yang kebingungan, singgah dan bertanya kepada kami, tetapi kami juga sendiri tidak tau apa yang terjadi saat itu. Kami hanya bisa menatap ke arah kota Jogja dan orang2 yang panik disekitar kami dengan bingung, tidak tahu harus berbuat apa. Sepengetahuan kami tsunami akan segera datang setelah gempa, bukan 1 jam sesudah gempa. Suasana ketakutan orang2 itu membuat perasaan kami juga tidak karuan.....ikut takut, bingung dan bertanya-tanya apakah tsunami benar2 ada. Kalo ada, kenapa tsunami kali itu menyimpang dari teori? Banyak sekali pertanyaan, ketakutan dan kesedihan dihati kami melihat situasi masyarakat saat itu.
Arus kendaraan sudah jauh berkurang, sekitar jam 10.00 pagi. Saat itu Ferdy, teman 1 tim kami bertanya: "Kita maju?" Saya mengiyakannya dengan 1 anggukan kepala. Itu keputusan yang berat, memasuki suatu kota yang ditinggalkan karena orang-orang berteriak tsunami. Jangan-jangan kami kesana hanya untuk mengantarkan nyawa saja. Tetapi itu harus dilakukan, kami harus melihat apa yang terjadi di kota itu. (Less) Channel: youtube

70,

00:52,

2008-06-24 03:12:36
Description: Mungkinkah Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang memerintahkan manusia untuk melakukan pembunuhan? Mungkinkah Allah Yang Maha Tahu tidak tahu CARA LEMBUT untuk membuat orang kafir mau bertobat (More) Mungkinkah Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang memerintahkan manusia untuk melakukan pembunuhan? Mungkinkah Allah Yang Maha Tahu tidak tahu CARA LEMBUT untuk membuat orang kafir mau bertobat sehingga harus menggunakan CARA KEKERASAN? Allah memerintahkan kita untuk saling mengasihi! Semua yang jahat itu hanya datang dari si Iblis!
Jadi berhati hatilah dirimu pada hati yang penuh dengan KEBENCIAN yang dalam karena sesungguhnya Iblis ada dan bersemayam di hati yang penuh dengan KEBENCIAN, dihati yang penuh PRASANGKA. Jika KEBENCIAN yang meracunimu pada manusia lainnya maka SESUNGGUHNYA IBLIS SUDAH BERKUASA ATAS DIRIMU! (Less) Channel: youtube

211,

07:06,

2008-07-01 14:18:27
Description: http://jarwoeko.webs.com/
Warga Kota dan Pinggir Kali Brantas, Sidoarjo dan Surabaya Terancam Banjir akibat Lumpur Lapindo yang di buang ke Kali Porong
Meski kali porong mendapatkan perlakuan (More) http://jarwoeko.webs.com/
Warga Kota dan Pinggir Kali Brantas, Sidoarjo dan Surabaya Terancam Banjir akibat Lumpur Lapindo yang di buang ke Kali Porong
Meski kali porong mendapatkan perlakuan Normalisasi dari Pembuangan Lumpur panas Lapindo ke kali tersebut, tetap akan menjadikan Masyarakat was-was dan kwatir akan terjadinya banjir besar di kedua wilayah Surabaya dan Sidoarjo, karena Sumbatan Lumpur Lapido yang di buang ke kali Porong.
Sperti kita ketahui dan lihat di Peta bahwa Aliran kali Brantas yang memanjang dari wilayah Kabupaten Tulungagung ( Jawa Timur Selatan , Debit alirannya terbagi/ tercabang menjadi dua tujuan, yakni; Kali Surabaya dan Kali Porong. Kali Porong Lebih Lebar dari Kali Surabaya hampir dua kali lipat.
di lain sisi menurut sumber dari Lapindo brantas, bahwa klumpur harus di alirkan ke kali untuk mengurangi Volume di dalam Tanggul yang semakin hari semakin bertambah.
Kekwatiran warga di kedua kota ini sangat beralasan, karena;
1. lebar kali surabaya lebih kecil dari Kali Porong, artinya sebelum adanya Lapindo, Debit dari kali brantas yang mengalir ke kali Porong lebih besar, di bandingkan ke Kali Surabaya. air yang mengalir ke kali Surabaya selama ini hanya untuk Pemanfaatan Sumber Air minum ( dengan Pembangunan Dam Mlirip )sehingga sisa limpahan dengan debit besar dialirkan lewat Kali porong. bagaimana jika pada musim penghujan Sungai tersumbat/ tersendimentasukan oleh Lumpur Lapindo?.
2.Meski Lapindo dan Pemerintah, melakukan Pekerjaan Normalisasi Sungai/ Pengerukan Sendimentasi Lumpur, akan menjadi Percuma jika tanggul penahan lumpur jebol bersamaan dengan turunnya hujan di semua wilayah jawa timur. dapat di pastikan tidak ada satu orang ahlipun/ methoda apapun yang dapat mengatasi meningkatnya debit air karena Hujan Deras di hulu sungai brantas,bersamaan dengan luapan lumpur ke kali Porong karena tanggul jebol karena kikisan air hujan serta bertambahnya Volume air di dalam tanggul. Padahal Tanggul sering Jebol, meski tidak pada saat musim Hujan.
3. ketakutan lain, adalah dengan Perpres no 14 thn 2007, jika banjir melanda Surabaya dan wilayah Porong yang berada sebelum Sumber Lumpur. wargakwatir pihak lapindo tidak mau bertanggung jawab jika bencana Banjir memakan Korban jiwa dan Harta masyarakat kecil, kerena selama ini yang terjadi Lapindo tidak mau tahu dan bertanggung Jawab diluar Peta yang di tentukan sepihak oleh Pemerintah SBY, Lapindo tidak mau bertanggung jawab atas areal Persawahan dan Tambak-Tambak yang tersebar di timur Tanggul Sampai muara Pantai sidoarjo,padahal sumber Penghidupan dari Sawah dan Tambak tersebut sangat jelas bersumber dari kali Porong. dan kini mati tidak bisa berproduksi karena Kali sudah tercemar Lumpur. kalau dengan warga porong yang terimbas sumber penghidupannya sehingga menjadi korban juga meski rumahnya tidak tenggelam,lapindo tidak mau bertanggung jawab dengan melimpahkan ke APBN yang juga belum jelas, bagaimana dengan warga Surabaya yang nantinya bisa terkena Imbas Banjir akibat kali Porong tersumbat Lumpur yang Nota bene jauh dari sumber luapan? (Less) Channel: youtube

68,

03:42,

2008-04-21 17:15:12
Description: Dedicated to Mahathir and Badawi. Surround yourselves with all the yes men you like telling you that you've got great clothes. Sooner or later, a boy will tell you "you've got no (More) Dedicated to Mahathir and Badawi. Surround yourselves with all the yes men you like telling you that you've got great clothes. Sooner or later, a boy will tell you "you've got no clothes". Dedicated to the 20 something million Malaysians who think that Malaysia = Government. Love Malaysia = Love Government. So we should always listen and obey the government. A song every Malaysian (and Singaporean) should listen and appreciate. Angguk-angguk geleng-geleng tunduk-tunduk ikut tunjuk Iya iya saya saya kiri kanan ikut saja Kita tunduk pabila diketuk biarkan terhantuk tak usah dipujuk Relakan dipatuk ingat pesan atuk Sabar sabar sabar sabar! Tak apa tak kisah tak rugi tak mati tak ambil peduli Berserah dan pasrah biar dada didabik adat pasang turun naik Didera dijajah terus kita dipenjara Jadi hamba jadi kuli jadi batu diam diri Kita tunggu kita lihat kita nanti kita perhati Jangan merungut biar bertangguh diam akur kita mesti patuh Acuh tak acuh endah tak endah buat lawak bodoh selamba Biar kita melopong biar kita menganga biar mereka buat apa mereka suka biar Jangan melawan jangan membantah janganlah degil kena ikut perintah Kena banyak diam biar apa orang kata kita tawa dalam duka Kecut takut kalut kolot terkunci mulut terkatup tertutup Kalah sabung menang sorak senduk nasi tinggal kerak (ulang chorus) Dik mari dik... ye kak... nama adik siapa? ... Mia Adik tahu nyanyi tak?... Tahu... Ah mari ikut kakak nyanyi sama-sama... Angguk-angguk geleng-geleng tunduktunduk ikut tunjuk Angguk-angguk geleng-geleng tunduktunduk ikut tunjuk Iya iya saya saya kiri kanan ikut saja Iya iya saya saya kiri kanan ikut saja Tolak tambah kali ganda hitung kira skala nisbah Maju mundur tinggi rendah berapa jumlah nilai bangsa (Kak sekupang ke, dua kupang ke, tiga kupang?) Sawah sebendang ladang sebidang tanah sekangkang pohon sebatang Kerana wang semua hilang hanya sehelai sepinggang Yang jenin yang lebai yang pandir yang luncai Yang angannya tinggi yang dibuai mimpi yang sawah terjual maruah tergadai (kamu mahu lagi?) (Ahli Fiqir ......) Sabar Sabar Sabar Sabar Sabar Sabar (Less) Channel: youtube

85,

03:19,

2008-04-22 10:26:41
Description: CARAMU Caramu dan caranya berbeza... Zahid: Di sini bermula pertemuan pandang pertama Hanya dingin bersuara tapi tidak terkata Siang tercari-cari malam termimpi-mimpi Gadis yang di impi mungkinkah (More) CARAMU Caramu dan caranya berbeza... Zahid: Di sini bermula pertemuan pandang pertama Hanya dingin bersuara tapi tidak terkata Siang tercari-cari malam termimpi-mimpi Gadis yang di impi mungkinkah jadi realiti Personalti, hati budi ingin ku kenali Dan tak dengar fantasi, pria fantasia Kini kembali, hey Nikki penglipur lara Alunan suara mula bercerita Langkahmu yang menggoda Gayamu mempesona Jelaslah kau jatuh cinta kepadanya Malang kau hanya dianggap fantasi atau jelmaan Di dalam angan-angan yang dia ciptakan (Bridge) Dalam khayalan kau rupawan Selama-lama kau didamba Namun hakikat kau sering saja dipergunakan (Korus) Caramu dan caranya berbeza Ini semua permainannya Baik lupakan saja kerana kau Jika bersama dia hidupmu kan sengsara Berkali-kali telah ku ingatkan Langkahmu makin dekat padanya Ingin menjerat akal mu pasti lena dibuai katanya Telah ku kenal si dia Yang hanya pandai berpura Memikat dan menawan mangsa 'tuk diperdaya Dia janjikan kemewahan Dan perkahwinan keindahan Namun hakikat kau sering saja dipergunakan (Ulang korus) Tak sanggup ku lihat kau derita Menurut segala mahunya Kau keliru dan kau tersiksa Cintamu hanya dipersia Zahid: Hey Nikki! What? Wo..tiada ku sangka begini jadinya Lembut lidah manis kata semuanya dusta Diperdaya janji semua kosong belaka Masa dan tenaga disiakan begitu saja Rupa parasmu buatku tertawan Lenggang lenggok pinggulmu Yang jadi bahan tatapan Yang ku inginkan kejujuran Tapi pembohongan yang kau berikan Seperti peribahasa Tiada beban batu digalas Tanpa cintanya diriku kini bebas Ku berserah semuanya pada Mu Tuhan Setiap yang berlaku pasti dalam ingatan Kini ku tahu manusia semua berbeza Inginkan kemewahan bukan persahabatan Benar kata mu ku hargai nasihatmu kawan Cara kita berbeza (Ulang bridge & korus 2x) (Less) Channel: youtube

50,

06:05,

2008-04-29 06:06:38
Description: Kita pun pernah sangat lugu. Bukankah demikian? Hanya saja masa kecil kita dulu tidak seberuntung anak-anak sekarang. Ini karena jaman sudah berubah. Beberapa dekade yang lalu, anak yang punya (More) Kita pun pernah sangat lugu. Bukankah demikian? Hanya saja masa kecil kita dulu tidak seberuntung anak-anak sekarang. Ini karena jaman sudah berubah. Beberapa dekade yang lalu, anak yang punya kesempatan masuk Taman Kanak-Kanak tidaklah banyak. Mau masuk SD, harus melihat keberuntungan. Selain itu, banyak anak SD tidak memakai sepatu. Tetapi, lihatlah murid-murid SD jaman sekarang. Pakaian mereka sangat rapi. Beberapa diantara mereka bahkan saling membanding-bandingkan barang bermerek. Saya sendiri tidak mengerti "barang bermerek", tetapi anak-anak sekarang gemar membicarakannya. Jaman betul-betul telah berubah. Saya sebetulnya berharap mereka tidak mengejar barang-barang bermerek. Lebih baik mereka tidak tahu barang bermerek. Dapat berpakaian dengan rapi dan bersih, inilah "merek" terbaik bagi kepribadian kita. (Less) Channel: youtube

43,

05:54,

2008-04-29 05:50:59
Description: Kita pun pernah sangat lugu. Bukankah demikian? Hanya saja masa kecil kita dulu tidak seberuntung anak-anak sekarang. Ini karena jaman sudah berubah. Beberapa dekade yang lalu, anak yang punya (More) Kita pun pernah sangat lugu. Bukankah demikian? Hanya saja masa kecil kita dulu tidak seberuntung anak-anak sekarang. Ini karena jaman sudah berubah. Beberapa dekade yang lalu, anak yang punya kesempatan masuk Taman Kanak-Kanak tidaklah banyak. Mau masuk SD, harus melihat keberuntungan. Selain itu, banyak anak SD tidak memakai sepatu. Tetapi, lihatlah murid-murid SD jaman sekarang. Pakaian mereka sangat rapi. Beberapa diantara mereka bahkan saling membanding-bandingkan barang bermerek. Saya sendiri tidak mengerti "barang bermerek", tetapi anak-anak sekarang gemar membicarakannya. Jaman betul-betul telah berubah. Saya sebetulnya berharap mereka tidak mengejar barang-barang bermerek. Lebih baik mereka tidak tahu barang bermerek. Dapat berpakaian dengan rapi dan bersih, inilah "merek" terbaik bagi kepribadian kita. (Less) Channel: youtube

32,

06:30,

2008-03-04 21:24:15
Description: Tahu Puas dan Berdedikasi Menciptakan Kekayaan
Master bercerita tentang kehidupan seorang relawan juga pengusaha yang bernama Xu Qin-lin. Pada awalnya, setiap detik diperhitungkan untuk pekerjaan (More) Tahu Puas dan Berdedikasi Menciptakan Kekayaan
Master bercerita tentang kehidupan seorang relawan juga pengusaha yang bernama Xu Qin-lin. Pada awalnya, setiap detik diperhitungkan untuk pekerjaan dan memperoleh penghasilan, tetapi setelah aktif menjadi relawan, beliau setiap bulannya menyisihkan waktu 10 hari untuk kegiatan pelestarian lingkungan. Waktu setiap orang adalah sama, hanya bagaimana mangaturnya. Dan waktu relawan Xu Qin-lin dimanfaatkan dengan begitu baik sehingga beliau dikatakan kaya secara material dan spiritual.
Sejak dulu Master selalu mengingatkan moto "Menolong Yang Miskin, Menginpirasi Yang Kaya" di dalam Tzu Chi. Tidak harus mempuyai kekayaan terlebih dahulu baru bisa melakukan sumbangsih ke masyarakat, begitu juga tidak harus menunggu tua terlebih dahulu untuk membantu sesama. Kehidupan yang tidak kekal, kekayaan bisa hilang maupun datang dalam sesaat, begitu juga kesehatan. Oleh karena itu kita harus mampu mengubah cara pandang kita sendiri, dan kita pun akan menjadi kaya secara spiritual, serta kehidupan menjadi lebih bermakna. (Less) Channel: youtube
Recent searches
Recently watched videos